Subscribe Us

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 10 Oktober 2014

Arti Kalimat: “Lagi Gak Ngapa-ngapain”



Kalimat 'lagi gak ngapa-ngapain' memang sudah populer sejak awal era SMS-an. Biasanya kalimat ini terpaksa digunakan setelah Pelaku SMS-an 1 dan Pelaku SMS-an 2 (P1 dan P2) udah mulai bingung mau ngomogin apa lagi. Setelah SMS-an seharian, P1 terpaksa bertanya: “Eh kamu lagi ngapain nih?”, berada dalam situasi yang kurang enak untuk dijelaskan, P2 terpaksa menjawab dengan jawaban legendaris: “Lagi gak ngapa-ngapain”.gw mencoba menerjemahkan arti dibalik kata “Lagi gak ngapa-ngapain” ini.

1. Lagi Boker

Udah ngaku aja deh! Kamu (P2) kalo ditanya “lagi ngapain” sama temen yang gak terlalu deket, gebetan, atau pacar kamu (P1) dan malu untuk mengakui bahwa kamu sedang nongkrong imut di toilet, biasanya jawabannya ya “Lagi nggak ngapa-ngapain” kan?

Sebenernya kenapa ya malu untuk mengakui kalau kegiatan yang sedang dilakukan adalah boker. Padahal boker itu biologis kan? Setiap insan manusia, cantik/tampan maupun buruk rupa, butuh boker. Tapi yah, kadang emang bikin ilfil aja sih kalo bilang “lagi boker”. Terutama kalau P1 udah nanya pertanyaan tersebut tiga kali dan ketiga-tiganya kamu jawab “lagi boker”, rada susah juga sih untuk mengakui kalau kamu sedang boker yang keempat kalinya di hari yang sama.

 

2. Lagi Main Game

Ini buat cowok-cowok (P2) yang kelamaan bales pesan singkat dari pacarnya (P1). Sering kali kaum adam memutuskan untuk bermain game seharian, tapi gak berani bilang ke pacarnya karena takut kena omel. Nah, karena gak bilang, otomatis si pacar gak tau. Jadilah ditanya-tanyain mulu: “iiih kamu lagi ngapain siiih kok lama banget balesnya!?”

Takut kena amuk lebih lanjut, cowok-cowok ini terpaksa bilang “gak lagi ngapa-ngapain kok”. Aksi penipuan ini terpaksa dilakukan untuk mengantisipasi kemurkaan si pacar. Kalo cowok-cowok jujur dan bilang “lagi main game nich sayang”, biasanya dialog akan dilanjutkan dengan pertanyaan: “Kamu pilih game atau aku!?”. Padahal jawabannya sudah jelas, pasti lebih milih game.

 

3. Lagi Ngabisin Duit Suami

Ini untuk cewek-cewek yang udah menikah nih. Ditanya oleh sang suami (P1) yang lagi dinas di luar kota: “Bunda lagi ngapain nich?”, dan takut untuk mengaku bahwa sejatinya ia sedang sedang berkelana di hutan metropolitan bersenjatakan credit card atas nama sang suami, sang istri (P2) terpaksa menjawab: “Lagi gak ngapa-ngapain”.

Sebenernya jawaban ini aman banget, karena si P1 pasti juga lupa nanya pertanyaan super basa-basi itu ketika pulang. Pokoknya tau tau credit card udah limit trus nyampe rumah banyak tas dan sepatu baru. Senjata andalan P2 berikutnya adalah: “Kan waktu itu aku udah bilaaaang…”

 

4. Lagi Sama Yang Satu Lagi

Poin terakhir ini untuk yang hobi serong nih. Ketika sedang melancarkan aksi perselingkuhannya, gak mungkin dong si peselingkuh (P2) mengaku ke pacarnya (P1) kalau lagi selingkuh?

Lagi asyik-asyikan di ruang ganti sebuah mall, si P1 mengirim pesan singkat menanyakan sedang apakah si P2. P2 dengan sangat terpaksa harus menjawab: “Gak lagi ngapa-ngapain…”. Kok sempet aja ya bales sms padahal lagi asyik-asyikan.

Nah, kalo kamu sekarang lagi ngapain nih?

Arti Dibalik Kalimat Cewek: Gapapa!

 AKU RA POPO MAS


aku gak papa

Oke kembali lagi di balik arti kalimat cewek. Kali ini yang akan kita bahas adalah kata ‘Gapapa’ dalam berbagai situasi dan kondisi. Sesungguhnya, yang harus kamu perhatikan secara universal dari kata Gapapa ini adalah: APA APA. Itu pasti hukumnya, bagaikan waktu yang pasti berganti meskipun relatif di setiap orang. Sedap. Karena arti dari kata ini adalah tergantung dari nadanya. Ngerti gak? Jadi gini misalnya...

Situasi 1


Si cewek pulang malam dari kampus/kantor/mal/club sendirian. Minta jemput tapi kamu gak bisa karena lagi nganter mama/stuck di kantor/hujan gak ada mobil/main game lagi seru/nonton bola.

    Cowok : Kamu gapapa kan pulang sendiri?

    Cewek : Gapapa... *nada gantung*

Artinya:

Nada gantung ini biasanya disertai diam beberapa detik terus ada helaan napas, trus langsung buru buru matiin telpon. Nah kalo kayak gini berarti artinya : Dia bakalan langsung cari back up yang bisa jemput atau nganterin dia pulang. Kalo bapaknya atau abangnya yang jemput sih masih aman. Tapi bisa juga mantannya, gebetan atau cowo yang lagi naksir dia. Hati-hati.

Situasi 2


Si cewe lagi pundung seharian, misuh-misuh gak jelas dari pagi, memulai semua kalimat dengan decakan. Muka merengut, alis tabrakan. Membuat kamu bertanya :

    Cowo : Kamu kenapa sih?

    Cewe : GAPAPA! *membentak*


Artinya:

Nah, coba inget ini tanggal berapa. Sebagai kekasih yang baik, kamu harus tau kapan tanggal periode datang bulan pacar kamu. Tapi kalo setelah kamu cek ternyata tanggal aman dan dia tetep galak. Hmm jangan-jangan hari ini tanggal ulang tahun dia, mamanya, papanya, anjingnya atau peringatan kencan pertama kalian. Dan kamu lupa. Wah kacau itu.

Situasi 3


Kamu sama dia lagi becanda kelitik kelitikan sampe guling guling di ruang tamu rumahnya. Terus gak sengaja kamu nonjok mukanya sampe mimisan.

    Cowo : Sayang kamu gapapa kaaan? Aku gak sengaja maaaf yaa.

    Cewe : Gapapa *nangis*


Ya menurut lo nyet?

Begitu deh ya pokoknya, kalo cewek bilang ‘Gapapa’ apalagi pake nada sinis dan penekanan kata itu artinya ya jelas banget apa-apa. Nah, trus gimana cara menanganinya? Yaaah gimana yaa, kita juga gak tau sih. Gapapa yah?

Kamis, 09 Oktober 2014

12 Alasan Nggak Mainstream Kenapa Kamu Harus Mulai Olahraga


1. Berolahraga membantu kamu menurunkan tingkat stres.

Olahraga menunrunkan tingkat stres
Olahraga menunrunkan tingkat stres via www.jennifertarrrmt.com
Mengalami hari yang berat di tempat kerja? Pusing sama tugas-tugas kuliah? Luangkan waktumu sejenak untuk menggerakkan tubuhmu, baik itu nge-gym maupun sesimpel jogging di sore hari. Berolahraga sudah lama diketahui bisa membantu mengatasi stres, baik fisik maupun mental. Olahraga juga meningkatkan konsentrasi senyawa norepinephrine yang membantu “melunakkan” respon otak terhadap stres.


2. Dia juga bikin kamu merasa bahagia.

Bikin kamu tambah bahagia
Bikin kamu tambah bahagia via www.videtteonline.com
Jangan keburu malas dulu saat mau olahraga. Lari beberapa kilometer memang terasa berat, tapi sepadan

11 Tanda Bahwa Dia Memang Pacar yang Layak Kamu Pertahankan

Keberadaan pacar membuat hari-harimu tidak lagi sepi. Seiring berjalannya hubungan kalian, ia bertransformasi menjadi orang terdekat yang membawa pengaruh besar pada kehidupanmu sehari-hari. Pendampingan dan keberadaannya membuatmu tak lagi merasa sendiri.
Apakah kini kamu sedang menjalani hubungan romantis dengan seseorang? Atau sedang berencana melanjutkan hubungan ke arah yang lebih serius? Sebelum memutuskan apakah ia layak dipertahankan, ada baiknya kamu baca dulu hal-hal yang Hipwee paparkan di artikel ini.


1. Seorang Pacar yang Baik Tidak Akan Mengejarmu Tanpa Tujuan yang Pasti

Dia hanya akan mengejarmu dengan tujuan yang pasti
Dia hanya akan mengejarmu dengan tujuan yang pasti via www.photomadly.com
Baik atau tidaknya seorang pasangan sebenarnya sudah bisa dilihat dari awal pergerakannya mendekatimu.

Inilah Alasan Kenapa Mahasiswa Fakultas Teknik Bisa Jadi Pacar yang Ciamik

 AKU ANAK TEKNIK


Percayakah kamu, kalau mahasiswa yang kuliah di jurusan Teknik adalah dia yang harus kamu pertahankan? Apa memangnya yang membuat mereka punya nilai plus sebagai pasangan? Kenapa mereka layak diberi predikat sebagai pacar idaman?

1. Mahasiswa Fakultas Teknik Sudah Punya Visi yang Jelas Tentang Masa Depan

Anak Teknik sudah punya visi yang jelas soal masa depan
Anak Teknik sudah punya visi yang jelas soal masa depan via www.fti.itb.ac.id
Mahasiswa yang kuliah di Fakultas Teknik adalah mereka yang sudah tahu pasti kemana akan membawa arah hidupnya. Berbeda dengan jurusan lain yang bisa “berpindah jalur” di tempat kerja, mahasiswa yang kuliah di Fakultas Teknik cenderung berada di lintasan yang sama.
Anak Teknik Arsitektur kebanyakan akan bekerja di bidang yang sesuai pendidikannya. Mayoritas mahasiswa Teknik Sipil juga akan memilih untuk mengembangkan karirnya di perusahaan kontraktor atau instansi pemerintah yang berhubungan dengan konstruksi dan pembangunan. Seseorang yang berani masuk ke Fakultas Teknik sudah mengerti apa yang ia inginkan dalam hidup.
Saat ia akhirnya menginginkanmu untuk menjadi bagian hidupnya, bukankah kemungkinan besar ia juga akan memiliki visi yang sama jelasnya terhadap masa depan hubungan kalian berdua?


2. Pendidikan yang Keras Membuat Mereka Jadi Pribadi yang Pantang Menyerah

Pendidikan di FT itu keras!
Pendidikan di FT itu keras! via citizenmagz.com
Di fakultas apa lagi kamu akan menemukan mahasiswanya berpanas-panasan duduk di pinggir jalan demi menghitung kendaraan bermotor yang lewat setiap jam-nya? Mahasiswa mana selain mereka yang rela kurang tidur demi memikirkan besaran tepat bagi beton dan baja?
Dunia akademik Fakultas Teknik terkenal ganas. Mendapatkan nilai B tidak semudah yang kamu kira. Mereka tak hanya harus duduk di kelas dan mendengarkan dosen bicara. Wajib halnya turun langsung ke lapangan demi mendapatkan data yang benar-benar nyata.
Kultur di Fakultas Teknik pun kebanyakan di-desain dengan “keras.” Di beberapa universitas, mahasiswa barunya bahkan harus melewati masa orientasi yang panjang sebelum bisa diterima di organisasi mahasiswa. Dihadapkan pada kultur sekeras itu, cuma orang yang gigih dan pantang menyerah yang bisa bertahan di Fakultas ini.


3. Anak Teknik Tidak Cuma Bisa Berwacana. Mereka Adalah Eksekutor yang Baik Pula.

Tidak hanya berencana, mereka juga mampu melakukan eksekusi
Tidak hanya berencana, mereka juga mampu melakukan eksekusi via www.jsk-trainingcenter.com
Ngobrol dan merencanakan sesuatu sama anak Fakultas Teknik itu enak. Mereka tahu caranya mewujudkan sebuah wacana jadi kenyataan. Semisal kamu dan dia ingin pergi camping. Dia tidak akan berlama-lama membiarkan kalian berkutat pada pembicaraan, “Mau pergi ke mana?” atau “Duuuh, nanti naik apa ya?” 
Terbiasa berpikir taktis, bagi mereka bicara tanpa aksi adalah tindakan yang hanya buang waktu.
Saat kalian merasa bingung harus memilih camping site yang mana, ia akan dengan sigap menawarkan diri untuk survey tempat. Waktu kalian gak tahu harus sewa kendaraan apa buat mengangkut peralatan yang tidak sedikit jumlahnya, ia akan mencari persewaan pick-up atau bahkan menawarkan diri untuk menyetir sampai tempat tujuan.
Pendidikan Teknik tak hanya mengajarkan mereka piawai berencana. Mereka jugalah orang lapangan yang tak kalah handalnya.


4. Dengan Dia, Kamu Bisa Bicara Tentang Apa Saja. Bahkan Tentang Politik Ataupun Sastra.

Tangan dan otak sama-sama jalan
Tangan dan otak sama-sama jalan via www.facebook.com
Jangan salah, walau lebih banyak berkutat pada rumus dan angka di bangku kuliah, para mahasiswa FT biasanya tak ketinggalan update soal berbagai berita menarik. Belum lagi kalau kamu dapat pacar anak Teknik yang juga aktif organisasi, beuh itu paket lengkap deh!
Bedanya, mereka tak hanya pandai bicara. Bukan hanya otak dan pengetahuannya yang bisa membuatmu terpukau, kelincahan tangannya dalam mengerjakan sesuatu juga dijamin mampu membuatmu luluh. Cuma anak Teknik yang bisa dengan percaya diri menawarkan untuk membetulkan komputer dan kendaraanmu. Pendidikan yang ditempuh di bangku kuliah memang memberikan mereka kemampuan untuk melakukan itu. Tapi, mereka juga tetap bisa nyambung saat kamu ajak ngobrol soal politik.
Paket lengkap banget ‘kan?



5. Pacaran Sama Anak Fakultas Teknik Bisa Memberimu Sudut Pandang Berbeda

Pacaran sama anak Teknik akan memberimu sudut pandang berbeda
Pacaran sama anak Teknik akan memberimu sudut pandang berbeda via www.facebook.com
Pacaran sama anak Teknik Industri atau Teknik Elektro? Bersiaplah kagum pada sudut pandangnya soal berbagai produk yang beredar di pasaran. Saat kalian sedang belanja camilan di supermarket, misalnya. Dari mulut anak Teknik Industri bisa terucap pendapat unik seperti,
“Iih harusnya krim muka itu kemasannya gak gini tau. Kalau bentuknya jar ‘kan jadi gak higienis.”
Pacaran sama anak Teknik Elektro juga bisa memperkenalkanmu pada berbagai turunan perkembangan teknologi. Kamu bisa kenal istilah dan seluk-beluk coding darinya. Dia bisa mengajakmu berkelana ke dunia game development. Dari dia juga kamu bisa belajar soal bagaimana caranya mengembangkan perusahaan start-up.
Kalau kamu anak jurusan Sosial-Humaniora yang cukup beruntung bisa dapat pacar mahasiswa FT, bersiaplah masuk ke dunia baru yang gak kalah menarik.


6. Mahasiswa Teknik Itu Seksi Kalau Lagi Serius

Saat sedang serius, mereka seksi
Saat sedang serius menggarap AUTO CAD, mereka seksi via forumjualbeli.com
Mau tahu apa itu seksi? Coba lihat anak Teknik Elektro yang sedang serius mengutak-atik bahasa pemrograman di komputernya. Mau versi seksi yang melibatkan gerakan tangan dan gambar 2 dimensi? Ada mahasiswa Teknik Sipil yang sibuk menggoreskan pensil di atas kertas A3 demi merampungkan tugas mata kuliah “Gambar Teknik.”
Anak Arsitektur yang lagi serius bikin maket juga jadi kelihatan lebih menggoda ‘kan? Berkutat dengan tugas-tugas yang mengandalkan otak dan kelihaian tangan memang membuat anak Teknik jadi lebih seksi.


7. Tapi Di Balik Keseriusannya, Mereka Bisa Jadi Orang yang Sangat Kocak dan Jenaka

Kalau udah kocak, parah!
Kalau udah kocak, parah! via www.facebook.com
Otak yang biasa disetel serius dari Senin sampai Jumat tidak membuat mereka sepi lelucon. Justru, saat mereka berkelakar akan muncul jokes tak terduga. Bahkan lelucon itu akan bikin kita bertanya, “Ini orang otaknya di mana ya?.”
Cuma anak Teknik yang bisa dengan elegannya mengejek temannya yang tetap jomblo sampai wisuda dengan kata-kata:
“Wisuda ditemenin orang tua? Itu wisuda apa ambil raport, Mblo?”



8. Anak Teknik Adalah Pribadi yang Gesit di Lapangan — Tangkas dan Bisa Diandalkan

Paket lengkap: orang lapangan plus pasangan yang bisa diandalkan
Paket lengkap: orang lapangan plus pasangan yang bisa diandalkan via www.facebook.com
Anak FT itu nggak akan sempat buat manja. Gimana mau manja, coba? Hidupnya keras, Bung! Dari semester awal mereka sudah harus berjibaku dengan tugas dan praktikum yang tidak ringan. Mereka sampai harus kurang tidur, harus rela berkutat di lab lama-lama, bahkan gak tidak jarang mereka harus turun langsung ke lapangan untuk mengukur jalan.
Pendidikan FT menjadikan mereka orang yang punya otak, tapi tetap punya otot untuk jadi orang lapangan. Dari situ mereka belajar pentingnya kerja keras, ketepatan waktu, dan kemampuan komunikasi dengan berbagai orang dari berbagai latar belakang. Akhirnya mereka terbentuk jadi pribadi yang luwes dan bisa diandalkan.
Diajak nongkrong ke mall? Oke! Kalau tiba-tiba mobil macet dan harus ganti ban sendiri? Mereka juga bisa! Bersama anak FT kamu akan merasa aman dan tenang. Ada pasangan yang bisa mendampingimu dalam berbagai keadaan, dan mereka sungguh-sungguh bisa diandalkan.


9. Waktu Kuliah, Anak Teknik Boleh Kelihatan Kumal dan Kucel. Tapi Habis Lulus Nanti… Jaminan Mapan!

Habis lulus? Jaminan mapan!
Habis lulus? Jaminan mapan! via limaapril.com
Iya sih, penampilan anak FT semasa kuliah itu kalah kece dibandingkan mahasiswa Komunikasi atau Akuntansi. Tapi jangan salah, setelah lulus kuliah, anak Fakultas Tekniklah punya kesempatan untuk lebih mudah dapat pekerjaan yang bergaji besar.
Kebutuhan kerja bagi lulusan Teknik memang selalu tinggi dari waktu ke waktu. Sudah bukan jadi hal yang asing buat mahasiwa FT untuk langsung bekerja setelah lulus. Kadang bukan mereka yang harus ribet cari kerja. Di universitas dengan Fakultas Teknik ternama, perusahaan bahkan membuat career day sendiri untuk menjaring para lulusan terbaik.
Sori bos, sarjana teknik emang gajinya besar
Sori bos, sarjana teknik emang gajinya besar via lifestyle.kompasiana.com
Bukan cuma di perusahaan dalam negeri lho, gak jarang mereka juga bisa diterima di perusahaan luar negeri yang dibayarnya pakai satuan dolar. Mau dapat pasangan yang bisa membangun kehidupan mapan tidak lama setelah lulus? Ya cuma sama anak teknik kamu bisa menggantungkan harapan!
“Walaupun anak Teknik kucel pas kuliah, percayalah begitu mereka lulus pekerjaan mereka akan “berkelas.” Gak jarang gajinya bisa 2 digit, bahkan untuk fresh graduates. Tentunya ini bisa memberikan kenyamanan bagi kamu yang memiliki pacar anak Teknik, hahahaha. “
GSW, Lulusan Teknik Pertambangan ITB


10. Mereka Adalah Pribadi yang Menjunjung Tinggi Perkawanan dan Persaudaraan

Bromance-nya kental
Bromance-nya kental via www.facebook.com
Kehidupan yang “keras” di fakultas membuat mahasiswa FT sangat dekat antara satu sama lain.  Teman senasib sepenanggungan saat praktikum, lembur tugas, dan nge-lab juga akan jadi kawan main di luar kuliah. Bolo dupak (teman yang tidak keberatan saling menendang – red), begitu ujar Eros Ainurahman, lulusan Teknik Sipil UGM.
Kentalnya ikatan perkawanan ini membuat hubungan antar anak Teknik sudah seperti saudara. Saat ada salah satu orang yang mendapat masalah, bolo dupak yang lain akan dengan sigap membantu. Ibaratnya nih, sesama anak Teknik akan siap pasang badan untuk saling menolong.
Dan bukankah ia yang bisa menghargai kawan-kawannya juga pasti akan lebih bisa menghargai pasangannya?


11. Pacaran Sama Anak Teknik Gak Perlu Khawatir Mereka Clingy. Anak Teknik Sejati Selalu Punya Bromance-nya Sendiri 

Mereka punya bromance sendiri
Mereka punya bromance sendiri via www.facebook.com
Seperti sudah diungkapkan di poin sebelumnya, anak Teknik itu biasanya identik dengan pertemanan yang kental. Pacaran sama salah satu dari mereka, gak perlu khawatir mendapat pasangan yang clingy dan selalu ingin bersama. Mereka punya dunia lain di luar dirimu dan hubungan yang kalian jalani.
Kadang justru kamu yang malah sering cemburu karena merasa dinomorduakan. Soal tugas kuliah dan kumpul-kumpul bersama teman, mereka tak boleh absen. Tapi bersama mereka, kamu tak akan merasa “terkurung”. Mereka pandai menjaga jarak, pintar mengatur spasi agar tak cepat merasa bosan.


12. Kalau Kamu Cewek, Punya Cowok Anak Teknik Akan Menghindarkanmu Dari Rasa Cemas Dan Cemburu

Laki semua, gak perlu cemburu
Ceweknya sedikit, gak perlu cemburu via www.facebook.com
Mayoritas mahasiswa Fakultas Teknik berjenis kelamin laki-laki. Di dunia kerja nanti pun, kebanyakan rekan mereka juga akan berjenis kelamin lelaki. Bagi para cewek, Fakultas Teknik adalah fakultas yang aman untuk mencari calon pacar. Masa depannya cerah, gak banyak saingan, dan minim rasa cemburu.
Minimnya populasi perempuan di Fakultas Teknik juga membuat cowok Teknik terlihat lebih cute saat sedang PDKT. Mereka yang dari luar kelihatan garang dan lakik bisa jadi lembut dan tampak benar-benar ingin mendapatkan perhatianmu. Walau canggung, tapi anak-anak Teknik akan bisa memperlakukan wanita dengan tulus dan menjaga mereka baik-baik.
Bukan hanya bebas dari rasa cemburu, pacaran sama anak Fakultas Teknik juga membuatmu bisa lebih merasa cantik. Karena di lingkungan sehari-hari jarang bertemu wanita, penampilanmu yang sebenarnya biasa saja juga akan tampak “wah” di matanya.
Satu lagi kelebihan yang akan kamu, para cewek, dapatkan kalau mau pacaran sama anak Teknik: NYARINYA GAMPANG! Paling juga hidupnya di kampus lagi, kampus lagi.


13. Anak-Anak Teknik Adalah Pekerja Keras yang Tetap Punya Waktu Menggiati Hobi: Ini Sikap Idealis yang LANGKA

Kuliah jalan, hobi juga jalan
Kuliah jalan, hobi juga jalan via www.facebook.com
Pendidikan di Fakultas Teknik yang padat dan keras tidak ayal membuat anak-anak Teknik kehilangan banyak waktu untuk bersenang-senang. Namun, inilah uniknya anak Teknik. Sesibuk dan sepadat apapun jadwal kuliah, mereka tetap punya waktu untuk menggiati hobi demi menjaga kewarasan diri.
Tengok saja band dangdut The Kandang yang ada di Teknik Sipil UGM. Atau lihatlah anak-anak Teknik yang tetap bisa mendaki gunung tiap akhir pekan. Dibalik stigma bahwa mereka hanya berkutat dengan rumus dan angka, sebenarnya anak-anak Teknik adalah pribadi idealis yang tahu cara menyeimbangkan hidup.


14. Belajar Di Fakultas Teknik Membentuk Mereka Jadi Orang Dengan Loyalitas Tinggi

Kalau sama fakultas aja loyal, gimana sama kamu?
Kalau sama fakultas aja loyal, gimana sama kamu? via fakhria.wordpress.com
Anak Teknik kerap identik dengan “Jiwa Korsa” (rasa cinta almamater – red) yang kuat. Kecintaan dalam pada fakultas, jurusan, dan almamater ini timbul dari proses orientasi yang tidak ringan. Maka tidak heran, jika hingga lulus dan bekerja pun ikatan sesama anak Teknik dari universitas yang sama akan terjalin dengan erat.
Loyalitas yang besar pada fakultas dan almamater ini juga ikut terbawa sampai dalam hubungan dengan teman yang sama-sama berjuang sebagai mahasiswa teknik. Jika pada almamater dan teman saja mereka loyal, bisa bayangkan betapa loyalnya mereka pada pasangan?


15. Kemampuan Membawa Diri Anak-Anak Teknik Pun Jawara

Punya kemampuan membawa diri yang jawara
Punya kemampuan membawa diri yang jawara via wiryanto.wordpress.com
Anak Teknik biasa bergaul dengan banyak orang dari berbagai latar belakang. Mulai dari sesama mahasiswa, dosen, laboran, mandor proyek, hingga tukang di proyek. Mereka adalah manusia yang dibentuk dengan keras secara fisik dan logika, dengan kemampuan sosial yang tetap jawara.
Gak perlu khawatir dia kagok dibawa ke tengah keluargamu yang heboh. Di proyek tempatnya magang dulu, dia sudah pernah merasakan penyesuaian sosial yang lebih berat.


16. Di Balik Semua Kelebihan yang Dimiliki, Mereka Tetap Rendah Hati. Tak Jarang Mereka Merasa Belum Layak Dipacari.

Walau udah kerja di Harliburton, selooow
Walau udah kerja di Harliburton, selooow via sirandinugraha.blogspot.com
Walau sudah bekerja dan mendapatkan nominal gaji yang WOW, anak-anak Teknik cenderung tetap rendah hati. Merasa dirinya masih biasa-biasa saja. Penampilannya pun tak banyak berubah. Masih tetap dengan pakaian kasual dan senyum ceria yang selalu ada di diri mereka sejak masih jadi mahasiswa.
“Ah, aku cuma pegawai swasta kok.”
Pram, alumni Teknik Elektro UGM, kini bekerja di perusahaan minyak internasional
Sifat tidak jumawa ini juga ditunjukkan oleh Eros, alumni Teknik UGM yang juga Hipwee ajak berkorespondensi demi pembuatan artikel ini. Dengan pencapaian dan pekerjaannya yang tergolong mapan, ia tetap merasa belum layak dipacari.
“Hahaha anak Teknik biasa aja kok. Gak usah pacaran sama anak Teknik, PLZ, hahahahhaha.”
Sifat rendah hati macam ini kini mulai langka dalam kehidupan kita sehari-hari ‘kan?


Apakah kamu sepakat bahwa mereka yang mahasiswa dan lulusan Fakultas Teknik memang layak dijadikan pasangan? Kalau memang iya, jangan sia-siakan pasanganmu yang anak Teknik ya! Pasangan seberkualitas mereka kini makin langka, lho!

SUMBER: CLICK DISINI

Rabu, 08 Oktober 2014

Tips Menjadi Mahasiswa Sukses

Anda mahasiswa yang luntang-luntung kurang kerjaan? Sudah mulai mual ndengerin kuliah pak dosen? Mulai bete dengan suasana kos-kosan? Apalagi teman dekat sudah mulai pindah kos karena nggak tahan anda utangin terus hehehe. Pingin teriak sekeras-kerasnya tapi takut ditimpukin tetangga? Atau dulu punya mimpi pingin ikut mbangun republik tercinta, tapi jangankan itu, mbangun diri sendiri saja susah bo :) Apa salah jurusan yah? Padahal dulu dah baca-baca tulisan tips dan trik memilih jurusan. Bingung karena nggak dapat apa-apa di universitas. Jadi makin terseok-seok dan tanpa ruh kalau baca tulisan tentang jenis mahasiswa. Hmmm … coba deh ikuti tulisan ini, siapa tahu ada tips yang cocok dan bisa bikin semangat bangkit.
  1. Bangun tidur, berdiri di depan kaca, ucapkan bahwa andalah yang terbaik di kos-kosan ini (Ya soalnya anda sendirian sekarang :D) Kalau anda merasa itu kurang, ucapkan bahwa andalah yang terbaik di kelas anda atau terganteng di kampus anda. Yakinilah bahwa anda adalah manusia pilihan, paling tidak terpilih sebagai wakil desa anda yang bisa kuliah di universitas ini. Atau kalau lebih pede lagi, bilang bahwa andalah makhluk terbaik

3 Alasan Cowok Bilang "Putus"

Brooo yakin kamu setuju kalau para wanita diluar sana itu kebanyakan ribet. Selain perlu banyak hal untuk memantau dan mengobservasi sifat dan kepribadian mereka, cewek juga sensitif. Konsep cewek yang kompleks itu sering gak sejalan sama cowok yang lebih sering mikir pake logika, dan susah nangkep sinyal.

Nah, kalau buat kaum hawa diluar sana yang lagi baca MBDC, dan lagi menjalin hubungan sama cowok, ketahuilah, cowok tuh jarang banget bilang ‘putus’. Tapi kalau ternyata cowok itu bilang 'putus', maka Ini adalah alasan kenapa sih cowok yang simple dan cenderung gak ribet itu bilang ‘putus’.

1. Terlalu Ribet dan Berbelit-Belit


Kayak yang udah MBDC jelasin secara singkat tadi, cewek itu sering ngambek tanpa alasan yang jelas.

Cowok: Kamu kenapa deh?

Cewek: Pikir aja sendiri!

Cowok: Pe..perasaan gak ada yang salah deh?

Cewek: Ya kamu pernah gak sih peka dikit aja?! Kamu tuh….

Cowok: Eh bentar sayang, itu, benang di baju kamu putus.

Cewek: APA? JADI!? KAMU MAU KITA PUTUS?!

Dan kamu bisa lanjutkan percakapan di atas dengan imajinasi kamu sendiri





2. Gak Maju-Maju


Walaupun cowok itu simple, umumnya, cowok akan lebih memandang ke depan dibanding cewek.

Cowok: sayang, kamu bayangin deh, di digital age ini, dimana informasi sudah berkembang secara eksponensial, masih ada aja ya orang bego yang cuma make internet buat buka bokep sama mainan facebook doang.

Cewek: serius ada? Ih malesin banget…..

*sambil chat dan sibuk mainan social media*

Cowok: iya, kamu bisa bayangin gak sih, gimana Alexis Ohanian, Tim Ferriss, dan orang-orang hebat lainnya ngasih impact besar ke dunia? Sementara kita cuma duduk dan diam doang di sini! Kita tuh harus buat perubahan, sayang! Aku pengen buat perubahan!

Cewek: ooooh…

*lanjutin maen 2048*

Aduh…… MBDC gak tau apakah kamu cewek yang termasuk ke dalam golongan cewek tipikal-ignorant-dan reluctant to change kayak yang diatas atau nggak. Tapi kalau kamu emang lebih tertarik ngomentarin orang dari social media, maenan 2048 sambil tiduran, sementara cowok kamu udah berusaha untuk pelan-pelan mengubah dunia dan gak kamu dukung, jangan heran deh kalau cowok kamu akhirnya memutuskan untuk ninggalin kamu.

3. Nemu yang Lebih Baik







Aduh jadi bingung.

Cuma dikit kan alasannya? Makanya kalau punya cowok itu disayang-sayang. Emangnya kamu kira cari cowok gampang? Ya ada banyak sih cowok, tapi nemenuin yang suka sama kamu kan susah. Bukan, MBDC bukan ngerendahin kamu. Kenyataannya cowok sekarang banyak yang sukanya sesama jenis. Tapi sebelumnya coba kamu cek dulu deh, apakah kamu cewek yang termasuk dalam kategori istri idaman?
sumber klik disini